Wednesday, February 3, 2016

Tujuan pelayanan bimbingan

Tujuan pelayanan bimbingan adalah agar manusia mengatur kehidupan sendiri, menjamin perkembangan dirinya sendiri se-optimal mungkin, memikul tanggung jawab sepenuhnya atas arah hidupnya sendiri, menggunakan kebebasannya sebagai manusia secara dewasa dengan pedoman pada cita-cita yang mewujudkan semua potensi yang baik padanya dan menyelesaikan semua tugas yang dihadapi dalam kehidupan ini secara memuaskan. Tujuan yang demikian sangat luas dalam ruang lingkupnya, tidak terbatas pada bidang tertentu. Ciri khas bimbingan terletak pada tujuan bimbingan diberikan, yaitu supaya orang perorangan atau sekelompok orang yang dilayani menjadi mampu menghadapi semua tugas perkembangan hidupnya secara sadar dan bebas.  Di sekolah tujuan pelayanan bimbingan supaya siswa dapat berkembang se-optimal mungkin dan dapat mengambil manfaat sebanyak mungkin dari pengalamannya di sekolah dengan mengindahkan ciri-ciri kepribadiannya dan tuntutan kehidupan masyarakat di masa sekarang dan di masa yang akan datang. (Winkel : 1991).

Tujuan Pelayanan Bimbingan Di Sekolah Formal
Adapun tujuan BK di sekolah adalah agar tercapai perkembangan yang optimal pada individu yang dibimbing, dengan perkataan lain agar individu (siswa) dapat mengembangkan dirinya secara optimal sesuai dengan potensi atau kapasitasnya dan agar individu dapat berkembang sesuai lingkungannya.
Pelayanan bimbingan di sekolah formal dapat di tunjukan juga kepada pimpinan sekolah dan para guru,sejauh itu perlu demi kepentingan murid,misalnya informasi yang dikumpulkan tentang murid dapat dimanfaatkan oleh guru, konsultasi dengan guru tentang murid-murid tertentu. bahkan orang tua murid dapat mengambil  manfaat dari pelayanan bimbingan di sekolah,sejauh mereka di dalam untuk lebih mengerti akan anak mereka, misalnya akhli bimbingan memberikan ceramah tentang ciri-ciri khas masa remaja.

Secara khusus menurut (Winkel : 1990) kegiatan bimbingan di sekolah  bertujuan agar siswa mampu :
Mengembangkan pengertian dan pemahaman diri selama proses kemajuannya di sekolah
Mempertemukan pengetahuan tentang dirinya sendiri dengan informasi tentang kesempatan kerja yang ada secara tepat dan bertanggung jawab,yang akhirnya diwujudkan dalam membuat pilihan-pilihan.
Mewujudkan penghargaanterhadap pribadi orang lain.
Mengatasi kesulitan dalam memahami diri sendiri.
Memahami lingkungan sekolah,keluarga,dan masyarakat.
Mengidentifikasikan dan memecahkan masalah yang dihadapinya.
Menyalurkan dirinya,baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang lainnya.

Sedangkan menurut H.M. Umar, dan kawan-kawan (1998:21-21), tujuan bimbingan dan konseling di sekolah, diuraikan sebagai berikut:
Tujuan bimbingan bagi siswa:
Membantu siswa-siswa untuk mengembangkan pemahaman diri sesuai dengan kecakapan, minat, pribadi, hasil belajar, serta kesempatan yang ada
Membantu siswa-siswa untuk mengembangkan motif-motif dalam belajar, sehingga tercapai kemajuan pengajaran yang berarti
Memberikan dorongan di dalam pengarahan diri, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan keterlibatan diri dalam proses pendidikan
Membantu siswa-siswa untuk memperoleh kepuasan pribadi dalam penyesuaian diri secara maksimum terhadap masyarakat
Membantu siswa untuk hidup di dalam kehidupan yang seimbang dalam berbagai aspek fisik, mental dan sosial.
Tujuan bimbingan bagi guru
Membantu guru dalam berhubungan dengan siswa-siswa
Membantu guru dalam menyesuaikan keunikan individual dengan tuntutan umum sekolah dan masyarakat
Membantu guru dalam mengenal pentingnya keterlibatan diri dalam keseluruhan program pendidikan
Membantu keseluruhan program pendidikan untuk menemukan kebutuhan-kebutuhan seluruh siswa

Adapun tujuan bimbingan bagi sekolah
Menyusun dan menyesuaikan data tentang siswa yang bermacam-macam
Mengadakan penelitian tentang siswa dari latar belakangnya
Membantu menyelenggarakan kegiatan penataran bagi para guru dan personil lainnya, yang berhubungan dengan kegiatan bimbingan
Mengadakan peneltian lanjutan terhadap siswa-siswa yang telah meninggalkan sekolah.

Agar tujuan Pelayanan Bimbingan di Sekolah Formal dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pribadi sehingga dapat membantu keseluruhan proses belajarnya. Dalam kaitan ini para pembimbing diharapkan untuk :
Mengenal dan memahami setiap siswa baik secara individual maupu kelompok,
Memberikan informasi-informasi yang diperlukan dalam proses belajar,
Memberi kesempatan yang memadai agar setiap siswa dapat belajar sesuai dengan karakteristik  pribadinya,
Membantu setiap siswa dalam menghadapi masalah-masalah pribadi yang dihadapinya,

Menilai keberhasilan setiap langkah kegiatan yang telah dilakukan.

No comments:

Post a Comment